Tewas (1)
kira aku cukup dewasa
Mentafsir segala ayat kata
Rupanya aku tewas juga
Pada gula selaut dusta
K.Nisa Masingan
Julai, 2013
Posting Asal: tulusdarihati.com
Tewas (1)
kira aku cukup dewasa
Mentafsir segala ayat kata
Rupanya aku tewas juga
Pada gula selaut dusta
K.Nisa Masingan
Julai, 2013
“Ini tunang I. Sambil dia menggapai lembut lengan lelaki yang berada di sebelahnya. Berdiri dengan gaya macho. His name is Drew.”
Rambutnya yang hitam pekat. Wajahnya yang tampan. Tidak salah saya merenungnya agak lama. Memang padan dengan Zara yang cantik.
“Hi Drew. Apa Kabar?”. Teragak-agak aku menghulurkan tangan untuk bersalaman. Seperti aku, dia juga agak kekok mengeluarkan tangan yang bersembunyi dalam kocek seluarnya untuk menyambut salam ku.
“okay.” jawabnya ringkas. Merdu suaranya.
Aku dan Zara meneruskan cerita. Tapi dia lebih menguasai ruang tersebut. Dari dia berhijrah ke German, kemudian ke Australia dan setelah 9 tahun itu baru kali ini dia balik bercuti ke Malaysia. Pelatnya juga agak ganjil di telinga ku. Sesekali Drew menyampuk. Tapi lebihnya Drew hanya diam melayan HP.
Pengumuman terbaru yang menbelah ruang legar menunggu LTAKK Terminal 2 mematikan cerita kami. Lantas Zara mengeluarkan beberapa keping kertas dan buku bewarna Merah dari sling bagnya.
“oppsss”. Cepat tangan zara memungut kembali sekeping MyKad yang jatuh di lantai namun kerana kegopohannya itu, Mykad tersebut terjatuh lagi. Aku menolongnya kali ini. Sempat Aku baca nama yang tertera.
Ketika mereka berdua semakin hilang masuk dalam ruang berlepas, aku semakin tertanya.
BINTI.
Hanya mereka berdua. Nama dalam MyKad yang aku pungut tadi bukan miliknya Zara.
BINTI?
Memasak sesuatu yang fun but bila melibatkan satu kumpulan yang perlu diurus, memasak akan menjadi suatu yang sangat memenatkan!
Here are some photo of my Ekonomi Rumah Tangga students (2 Ikhlas) doing their Amali Memasak for the Pengurusan dan Penyajian Makanan topic.
Untuk topik ini perkara yang dinilai ialah Penyediaan, Memasak, Menghidang dan Etika Makan, dan saya tambah satu lagi penilaian iaitu membungkus makanan bekal.
Overall I am a little bit disappointed with their attitude and the performance as well. Lack of cooperation among the group members and banyak main-main. I divided them into 6 groups a week before but only 5 groups managed to do the amali whilst 1 group just sitting and watching because they not have bahan to cook! Kawan yang sepatutnya bawa bahan utama was absent. Buli-buli ah tidak hadir time amali. 0 markah!
By the way I still managed to do all the evaluation that I need for this class and next week I will repeat the same process (same orders and kepenatan?) with 1 more class. Hope they can do better.
Oh ya, I masak spagetthi for my berbuka last Tuesday. Okay, even the ingredients are not enough but I still called my masakan as Spagetthi Bolongnese.
“Dibalik titis air mata mu
Tidak pernah akan kau selami
Tangis dalam hati ku
Yang tidak pernah terhenti”
Jun, 2013.
Yeah..I will be back to work this afternoon. (yeah?)..I am sounds so happy, right? Hehehe.
Harap2 semuanya okay today. Biasalah kalau balik kerja setelah bercuti memang perasaan agak melayang-layang tu.
Biar sekali
Kenapa perlu bertahan,
pada rasa yang hanyalah beban,
sedang kau punya banyak pilihan.
Tikamlah sekuat hati,
bunuh tanpa simpati,
biar rasa itu sekali mati.
baiknya sakit hanya sekali,
daripada berulang kali.
Jun, 2013.
Bohong (I)
Kau bilang,
untuk aku, kau rela berhujan.
Namun saat sesudah kau basah
Mengapa perlu kau impikan sinar mentari?
May, 2013.
Hi guys. Lamanya saya tidak update blog. Alasan? Sibuk Dan malas. Honest exsuses. But these few days I am quite free and I have a very excellent internet connection but then I don’t have my PC with me but only my HP. So saat ini menggagahkan diri update blog using my HP. Let’s see OK ka tidak.
So how was your holiday so far? I’ve been checking my fb now and then and seems most of my friends are excited about the Harvest Festival. Jadi kamu p ka di KDCA ni? Atau sudah ada di situ? Bah apapun, semoga kami semua enjoy the celebration dan jangan terlalu minum tapai. Hehe.
From me, kotobian tadau tagayo dot kaamatan kumaan dikoo kiawi.
Rindu (1)
Hangat rindu ini
bagai lahar api
dari bukitnya Merapi
April, 2013
Rindu (2)
Ketiadaanmu
umpama pantai terbiar
Ombak juga enggan bertamu
Sepi dan keseorangan
memahat rindu menyakitkan.
Mei, 2013
Some of my friends said to me that I am too jiwang person. Jiwang? just because I am so into poem? Jiwang meh? I don’t know. Maybe yes, but maybe not. But big YES! I love writing poems very much! It’s a therapy for me. The cheapest one, of course! (at least cari ilham buat sajak boleh membantu saya meminimakan online shopping punya aktiviti)
Ya, my poems are tiada-tiada but actually each of my poems has its own story but I prefer not to explain or to share the meaning with people . It’s better to let people make their own assumption / conclusion after reading them. I think that will be more interesting.
A friend of mine (A special one) once said to me that I should come up with my own book of Kumpulan Sajak Peribadi. It’s an interesting idea and he keeps on asking me “bah mana sudah itu pengenalan untuk buku ko?” but when I think about it deeply, I don’t think I am ready for that stage yet. Maybe not until end of this year. But Sooner or later I will publish my own book. Maybe not for sale, let says as a gift or souvenir for friends. .
Ya, that’s one of my cita-cita dalam hidup.
Janji (1)
Mengingat janji mu
umpama petir memanah
menusuk nyawa hati
April, 2013
Happy Monday to you all..:)
Kehilangan (1)
derita kehilangan
kian membebani rasa
ketika langkah kakimu makin menambah
Kay Masingan
April, 2013
Sajak ini tidak berkaitan dengan diri saya sebenarnya. Those words came across my mind when I was busy typing soalan peperiksaan for Pendidikan Sivik dan Kewarganegaraan, this morning. Sana mau buat soalan, sana juga lah ada jiwa bersajak-sajak konon. Haiya!
Picture: Google Image